6 Desa Terekstrim di Dunia

6 Desa Terekstrim di Dunia

Kelas Populer - Hallo Sobat Populer, Desa yang kita ketahui adalah desa yang indah, bagus, dan nyaman untuk ditinggali, apalagi dengan suasana yang sejuk masih banyak pohon udaranya masih segar dan belum tercemar oleh polusi udara. Tapi apakah sobat semua tau ? bahwa ada desa yang sangat berbahaya atau bisa dibilang ekstrim untuk ditinggali. Ada desa yang berbahaya dari segi iklim ataupun ada desa yang berada di dalam kawah gunung sampai di bawah tanah.

Berikut Kelas Populer akan ngasih tau kalian 6 Desa Terekstrim di Dunia versi Kelas Populer.


1. Pitigliano, Italia

Italia bukan hanya terkenal akan bangunan-bangunan bersejarah, namun juga desanya yang terkenal hangat dan damai. Salah satu desa yang unik adalah Pitigliano di provinsi Grosseto. Walaupun indah, namun letaknya cukup ekstrim karena berada di pinggir tebing gunung kapur.
Letaknya yang cukup terpencil juga membuat Pitigliano tidak ada ubahnya dengan desa di abad pertengahan. Pitigliano juga disebut dengan ‘Little Jerusalem’ karena keberadaan komunitas Yahudi di sana.
Namun letaknya yang ekstrim pun tetap tidak mengurangi keindahan dari desa ini. Sekilas desa ini tampak seperti Cappadocia di Turki, hanya lebih hijau dan indah.

2. Aogashima, Jepang

Membicarakan desa ekstrim, Desa yang terletak di Laut Filipina ini bisa jadi merupakan yang paling ekstrim dari semuanya. Pulau terpencil yang masuk wilayah Jepang tersebut memiliki sebuah gunung api aktif, beserta desa di dalamnya.
Pada abad ke-18, gunung di Aogashima pernah meletus dan mengakibatkan korban jiwa hingga setengah populasi desa. Herannya, penduduk desa yang dahulu melarikan diri malah kembali lagi ke Aogashima 50 tahun kemudian.
Namun walau berbahaya, Aogashima memiliki tanah yang hijau dan begitu subur akibat dari letusan yang terjadi dulu. Jadi tidak heran kalau tanahnya begitu indah dan nyaman untuk ditinggali, mengingat bahaya yang seakan-akan dapat terjadi.
Bagaimana Sobat Populer ? apakah kalian berminat untuk tinggal di desa yang satu ini ?

3. Coober Pedy, Australia

Desa di bawah tanah tidak cuma ada di film-film. Nyatanya negara bagian South Australia punya desa bawah tanah yang dikenal dengan nama Coober Pedy. Dahulu, Coober Pedy terkenal sebagai pusat pertambangan batu akik jenis opal.
Sejarahnya, desa ini memiliki iklim yang cukup tandus dan ekstrim. Gara-gara itu, muncul inisiatif warga untuk menambang lereng bukit dan menjadikannya sebagai tempat tinggal. Sejumlah hotel bawah tanah pun bermunculan untuk menarik wisatawan.
Atas keunikannya itu, Coober Pedy pun cukup populer di kalangan wisatawan yang datang ke Australia.

4. Monemvasia, Yunani

Selain Santorini dan Athena, Yunani juga punya desa terpencil di Monemvasia. Secara letak desa tersebut berada di sebuah pulau terpencil di bagian Yunani. Selain terpencil, desa tersebut juga tersembunyi di balik sebuah bukit batu raksasa.
Akses menuju Monemvasia hanya berupa jalan sepanjang 200 meter dari pulau besar terdekat. Akibat letaknya yang terpencil dan seakan terasing, desa tersebut juga masih memiliki beberapa gereja Byzantin dan benteng bersejarah.
Akses jalan di Monemvasia juga diperuntukkan bagi pejalan kaki dan penggembala saja. Tentunya Anda tidak akan menemukan kendaraan bermotor yang menimbulkan polusi di desa ini. Desa ini sungguh cocok untuk bersantai dan menenangkan pikiran.

5. Huacachina, Peru

Gurun pasir identik dengan udara panas dan tidak nyaman untuk ditinggali. Namun faktanya, ada sebuah desa bernama Huacachina yang terletak di sebuah oase di tengah gurun pasir Peru.
Secara letak, Hucachina berada sekitar 8 km dari Kota Ica di Peru Selatan. Uniknya, terdapat berbagai vila dan resor mewah di Huacachina. Tidak sedikit wisatawan biasa hingga tajir yang datang dan menghabiskan uang di sana.
Huacachina pun ditinggali oleh sekitar 100 penduduk yang juga hidup dari sektor pariwisata. Selain bisa menikmati kenyamanan di tengah gurun pasir, pengunjung juga bisa main seluncur pasir dan menikmati keindahan gurun pasir.

6. Isortoq, Greenland

Desa ekstrim berikutnya adalah Isortoq di Greenland. Desa tersebut terbilang ekstrim karena iklim yang dingin dan tidak bersahabat untuk ditinggali, walau toh nyatanya ada saja yang tinggal di sana.
Uniknya, iklim dingin di Isortoq menjadi surga bagi beberapa fauna lokal seperti anjing laut dan berbagai macam lainnya. Sehari-harinya masyarakat di desa itu hidup dari berburu.
Mungkin saja Isortoq bisa menjadi destinasi wisata yang menarik dan berbeda untuk dikunjungi.
Bagaimana Sobat Populer, dari keenam desa diatas mana yang paling ekstrim menurut kalian ? kalian bisa tulis di kolom komentar ya :). Dan bagi kalian yang tau desa apalagi yang menurut kalian ekstrim kalian bisa tulis di kolom komentar.
Share This :